BMKG Tegaskan 2026 Tanpa Ancama  El Nino Godzilla
Analisis dan prediksi ENSO. (Foto: ANTARA/HO-BMKG)

BMKG Tegaskan 2026 Tanpa Ancama El Nino Godzilla

BMKG pastikan 2026 tanpa super El Nino. ENSO netral, berpotensi El Nino lemah-moderat mulai Juni–Agustus. Dampak hujan tergantung suhu laut Indonesia.

TIMES Cilacap,Selasa 14 April 2026, 17:05 WIB
298
A
Antara

CILACAPBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan tahun 2026 tidak akan diwarnai fenomena super El Nino atau yang kerap dijuluki “El Nino Godzilla”.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, di Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (14/4/2026) sore, menyebut hingga semester pertama 2026 kondisi El Nino-Southern Oscillation (ENSO) masih berada pada fase netral.

Memasuki semester kedua, ENSO diperkirakan bergerak menuju El Nino dengan intensitas lemah hingga moderat, dengan peluang sekitar 55 persen, terutama pada periode Juni hingga Agustus.

Ia mengatakan ENSO merupakan fenomena iklim global yang terjadi akibat interaksi antara laut dan atmosfer di Samudra Pasifik tropis, yang ditandai dengan perubahan suhu permukaan laut dan tekanan udara.

Fenomena tersebut memiliki tiga fase utama, yakni El Nino, La Nina, dan Netral. El Nino ditandai dengan anomali suhu permukaan laut positif di wilayah ekuator Pasifik tengah (Nino 3,4), sedangkan La Nina merupakan kondisi sebaliknya dengan anomali negatif.

Menurut dia, dampak El Nino di Indonesia umumnya berupa penurunan curah hujan, meskipun sangat dipengaruhi oleh kondisi suhu perairan di wilayah Indonesia.

“Jika suhu perairan Indonesia cukup dingin, El Nino dapat mengurangi curah hujan secara signifikan. Namun jika suhu perairan relatif hangat, dampaknya bisa tidak terlalu terasa,” katanya.

Sementara itu, kata dia, La Nina cenderung meningkatkan curah hujan di Indonesia, terutama jika diikuti dengan menghangatnya suhu permukaan laut di wilayah perairan Indonesia.

Ia mengatakan kekuatan El Nino diukur berdasarkan anomali suhu permukaan laut di wilayah Nino 3,4. El Nino dikategorikan lemah jika anomali berada pada kisaran 0,5-0,9 derajat Celcius, moderat 1,0-1,4 derajat Celcius, kuat 1,5-1,9 derajat Celcius, dan sangat kuat jika mencapai atau melebihi 2,0 derajat Celcius.

Ia menegaskan istilah El Nino Godzilla bukan merupakan istilah resmi dari BMKG, melainkan istilah populer yang merujuk pada kejadian super El Nino seperti yang terjadi pada tahun 1997 dan 2015.

“BMKG tidak pernah merilis istilah El Nino Godzilla. Itu hanya istilah publik untuk menggambarkan El Nino yang sangat kuat dengan anomali suhu lebih dari 2 derajat Celcius,” katanya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa pada 2026 tidak terdapat indikasi menuju super El Nino, melainkan hanya potensi El Nino lemah yang mulai berkembang pada semester kedua.

Kendati demikian, masyarakat tetap diimbau untuk mewaspadai potensi penurunan curah hujan di sejumlah wilayah, khususnya yang rawan kekeringan, serta terus memantau informasi resmi dari BMKG.

“Informasi perkembangan ENSO akan terus kami perbarui secara berkala agar masyarakat dapat melakukan langkah antisipasi secara dini,” kata Teguh. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Antara
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Cilacap, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.