TIMES CILACAP, JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan menyampaikan embarkasi Yogyakarta akan menjadi embarkasi tanpa asrama haji.
“Yogyakarta ini agak istimewa karena kita membuka embarkasi tanpa memiliki asrama haji,” ucap Menhaj Gus Irfan saat Media Briefing di Asrama Haji Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Menhaj menjelaskan, jemaah haji embarkasi Yogyakarta nantinya akan menggunakan hotel sebagai asrama haji dan juga tempat mempersiapkan keberangkatan jemaah haji menuju bandara.
“Kemudian juga kepulangannya kita upayakan tidak perlu menggunakan, memerlukan asrama haji sehingga insyaallah Jogja menjadi salah satu percontohan bagaimana embarkasi tanpa asrama haji,” jelas Gus Irfan.
Gus Irfan berharap tidak perlu banyak kegiatan seremonial setelah jemaah pulang haji sehingga nantinya Embarkasi Yogyakarta bisa menjadi embarkasi percontohan.
“Kita kurangi seremonialnya. Kita upayakan pemeriksaan-pemeriksaan yang diperlukan bisa dilaksanakan di bandara itu sendiri. Tentu kita minta setidak dari pengelola bandara, kemudian jamaah bisa langsung pulang ke daerah yang masing-masing,” harapnya.
“Dan kalau Jogja bisa berhasil, itu akan menjadi percontohan di daerah-daerah lain yang mungkin juga diperlukan seperti ini,” tandasnya. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Embarkasi Tanpa Asrama Haji, Menhaj Jadikan Yogyakarta Sebagai Embarkasi Percontohan
| Pewarta | : Ahmad Nuril Fahmi |
| Editor | : Imadudin Muhammad |